Agen AI (MCP)
Kleos bersifat MCP-native. Tulis satu baris niat dan agennya melakukan sourcing, kualifikasi, dan penyusunan draf di atas data Anda yang aktif, langsung dari klien AI Anda.
Kleos bersifat MCP-native. Platform yang sama yang menyimpan CRM kreator, kampanye, dan atribusi Anda membuka kemampuan itu lewat Model Context Protocol, sehingga sebuah agen AI bisa membaca dan bertindak langsung di atasnya. Anda tidak perlu menyalin data ke jendela chat lalu menempelkan hasilnya kembali. Agennya bekerja di dalam sistem operasinya sendiri.
Hubungkan dari tool yang sudah Anda pakai
Hubungkan Kleos dari Claude, ChatGPT, atau Cursor, lalu tulis satu baris niat. Agennya mencari kreator, mengualifikasi mereka berdasarkan kecocokan, dan menyusun draf outreach, semuanya di atas data yang aktif. Ia tidak menebak dari model generik; ia bernalar di atas roster Anda, kampanye Anda sebelumnya, dan riwayat atribusi Anda yang sebenarnya.
Satu contoh nyata
- 01
Anda menulis niatnya
“Cari 20 kreator skincare untuk drop SS25, kualifikasi berdasarkan kecocokan, dan susun draf outreach-nya.” Satu baris, dari Claude.
- 02
Agen mencari
Ia menyisir CRM dan hasil penemuan untuk kreator skincare yang cocok dengan audiens dan titik harga lini SS25.
- 03
Agen mengualifikasi
Ia memberi skor kecocokan pada 20 nama itu: kesesuaian niche, kualitas engagement, dan riwayat sebelumnya dengan brand Anda.
- 04
Agen menyusun draf
Ia menulis outreach yang disesuaikan dengan tiap kreator dan brief SS25.
- 05
Anda menyetujui
Anda meninjau shortlist dan pesannya, menyunting apa pun yang perlu, lalu menyetujuinya.
- 06
Agen mengeksekusi
Setelah disetujui, ia mendaftarkan 20 kreator itu ke sekuens outreach dan membuka catatan mereka di dalam kampanyenya. Pekerjaannya langsung berjalan, bukan sekadar daftar untuk ditindaklanjuti nanti.
Setujui dulu, baru jalan
Agen mengusulkan; Anda memutuskan; sistem mengeksekusi. Tidak ada yang sampai ke seorang kreator, sebuah kontrak, atau sebuah pembayaran tanpa persetujuan manusia. Begitu Anda menyetujui, agennya tidak menyerahkan daftar tugas. Ia menjalankan tindakannya lewat Kleos, jadi hasilnya adalah kreator yang terdaftar, brief yang terkirim, dan pembayaran yang terjadwal, bukan transkrip berisi saran.
Karena agen bertindak lewat sistem operasinya, setiap langkah yang diambilnya mewarisi otomatisasi dan atribusi yang sama dengan pekerjaan yang dilakukan manual. Outreach yang dikirimnya melakukan follow-up sendiri. Kesepakatan yang dibukanya menghasilkan kontrak. Penjualan yang didorongnya bisa ditelusuri kembali ke pesanan. Tidak ada jalur kedua yang luput dari pelacakan.
Entah koordinator atau agen yang memulai pekerjaannya, semuanya mendarat di satu pembukuan. Lihat bagaimana pendapatan itu diukur di Atribusi & ROI.

